Bangun Rumah: Harian Atau Borongan Mana Yang Lebih Baik?

03 May 2018

Kamu ingin membangun rumah, tapi merasa kesulitan cara memilih tukang, termasuk menghitung biayanya. Memilih tukang tentunya perlu kecermatan agar hasilnya memuaskan dan biaya yang dikeluarkan tidak membengkak. Kalau kamu menggunakan tukang yang sudah dikenal, tentunya kamu nggak meragukan hasil pengerjaannya. Lalu bagaimana, jika kamu tidak punya kenalan? Ya, mungkin kamu perlu membaca ini terlebih dahulu sebelum salah memilh tukang. Ada dua macam upah yang perlu kamu ketahui dalam membayar tukang, yaitu sistem harian dan borongan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan, yuk simak berikut ini:

 

Sistem Harian

Kelebihan: Kelebihan menggunakan tukang harian, yaitu tukang harus bekerja terus tanpa ada kesempatan menganggur. Biar pekerjaan tukang lebih efisian, kamu perlu menyiapkan terlebih dahulu material serta gambar teknik yang menerangkan bagian apa saja yang perlu direnovasi. Terus sisi positif lainnya, jika kamu tidak puas dengan pengerjaan tukang dalam waktu yang kamu yang kamu inginkan, kamu bisa langsung menghentikan pekerjaannya dan mengganti dengan tukang lain.

Kekurangan: Kamu harus terus-menerus mengawasi kerja tukang. Nah, gimana kalau tidak diawasi? Jika tidak diawasi, bukan tidak mungkin mereka tidak bekerja, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek semakin lama, maka semakin banyak pula upah yang akan mereka terima. Dilihat dari cara dan biayanya, sistem harian ini lebih tepat jika kamu pakai untuk renovasi dengan volume pekerjaan kecil, seperti mengganti letak pintu, mengganti atap, pemasangan keramik lantai, atau mengecat dengan ukuran kecil. Selain itu, akan lebih tepat jika kamu mempunyai waktu yang cukup banyak untuk mengawasi pekerjaan.

Tips: Buat kontrak perjanjian yang jelas soal batas waktu penyelesaian pekerjaan.

 

Sistem Borongan

Yang perlu kamu ketahui sistem borongan setidaknya terdapat dua jenis, yaitu borongan upah tenaga dan borongan secara keseluruhan. Cuman perbedaannya, pada sistem borongan upah tenaga, kamu hanya membayar upah tukang saja. Untuk materialnya sendiri kamu tetap mempersiapkannya sendiri. Tentunya, ini berbeda dengan borongan keseluruhan, karena biaya atau upah tenaga dan bahan (material) diserahkan kepada tukang atau mandor. 

Kelebihan: Biaya relatif lebih murah dan pengerjaannya pun lebih cepat. Disamping itu, tukang dengan sistem borongan itu lebih mampu melakukan segala hal yang berhubungan dengan pembangunan. 

Kekurangan: Hal ini mengingat tukang yang dibayar borongan biasanya ingin buru-buru selesai tanpa memperhatikan kualitas pekerjaaannya. Dilihat dari sisi harga, biaya borongan pola upah lebih murah daripada sistem borongan utuh. Besar biaya keduanya tergantung dari luasan bangunan yang dibangun.

Tips: Meski menyerahkan pekerjaan kepada tukang, kamu harus turut mengawasi hasil pekerjaannya.

Apapun pilihanmu mau pakai sistem harian atau borongan, sebaiknya kamu mempertimbangkan sesuai dengan kebutuhanmu :) 

Hubungi Kami


info@tuupai.com
www.tuupai.com
Jakarta : Senayan Trade Center Lt. 4 No. 6-11, Jakarta Pusat 10270
Surabaya : Jl. Dukuh Kupang Barat 23A Lt. 3, Dukuh Kupang, Dukuh Pakis, Surabaya 60225

Follow Kami

Segera download